Ditulis oleh tim HALO-TECHS berdasarkan pengalaman implementasi dan praktik infrastruktur IT yang kami gunakan dalam proyek.
NAS dan server sama-sama dapat menyimpan data, tetapi tujuan dan fleksibilitasnya berbeda. Pilihan terbaik bergantung pada workload yang harus dilayani, bukan hanya jumlah terabyte.
Kapan NAS lebih cocok?
- File sharing dan centralized storage.
- Backup repository.
- Snapshot dan replication.
- Kolaborasi dokumen.
- Kebutuhan storage terpusat dengan kompleksitas yang lebih rendah dibanding platform server penuh.
Kapan server lebih cocok?
- Application hosting.
- Database.
- Virtualization.
- Directory services.
- Specialized applications atau workload yang membutuhkan compute resource lebih besar.
Parameter yang perlu diperhatikan
- Jumlah user dan concurrent workload.
- IOPS dan pola akses data.
- Capacity growth.
- Availability dan redundancy.
- Recovery requirement.
- Integrasi dengan aplikasi atau layanan lain.
NAS sebagai storage platform
NAS biasanya unggul pada file sharing, centralized storage, snapshot, replication, dan repository backup. Banyak platform NAS juga menawarkan aplikasi tambahan, tetapi tetap penting membedakan fungsi storage dengan compute application. Ketika kebutuhan mulai masuk ke database berat, virtualization cluster, atau aplikasi khusus, server atau platform HCI dapat memberikan fleksibilitas compute yang lebih besar.
Parameter teknis sebelum membeli NAS
Jangan hanya menghitung kapasitas terabyte. Periksa drive type, usable capacity setelah RAID, IOPS, network uplink, RAM, snapshot, replication, backup integration, encryption, serta kebutuhan ekspansi. Untuk kantor cabang atau sekolah, pertimbangkan pula remote backup dan kontrol akses berbasis user/group.